Kawah Putih Ciwidey & Situ Patengan


Gak terasa sudah masuk bulan Juni lagi. Saya jadi inget acara jalan-jalan ke Kawah Putih Ciwidey dan Situ Patengan di bulan Juni tahun lalu. Waktu itu saya, Prajna, Cahyo, Ms Mondang, Ms Yun, Ms Fihrin dan seorang teman kami dari Perancis, namanya Leslie, pergi mengunjungi objek wisata Kawah Putih dan Situ Patenggang. Tadinya sih Vidya dan Arji juga mau ikut tapi mereka mendadak berhalangan, jadilah cuma kami ber-7 dengan 4 motor yang berjalan beriringan.

Sebenarnya kami janjian berkumpul dan berangkat dari kampus jam 9 pagi (maklum, kecuali Cahyo dan Leslie, kami adalah dosen di kampus tsb), tapi saya harus keluar rumah jam setengah tujuh sebab harus menjemput Leslie dulu sekaligus membeli bekal makanan untuk di perjalanan. Saking buru-burunya saya sampai ditilang polisi di dekat Pusdai karena melanggar rambu dilarang belok kanan, hihihi…

Setelah semua anggota rombongan terkupul, kami berangkat sekitar jam 9 pagi. Prajna dan Cahyo memimpin di depan karena mereka yang tahu rutenya. Ms Mondang dan Ms Fihrin mengikuti di belakang, lalu disusul Ms Yun yang membonceng Leslie, dan seperti biasa, saya menjadi sweeper, sambil membawa perbekalan dan titipan tas ibu-ibu yang sebenernya berat-berat juga, he3… Naas, saat hampir sampai di Kawah Putih, Ms Mondang dan Ms Fihrin jatuh dari motor, mungkin akibat kombinasi antara jalan yang sempit dan berkelok-kelok, plus pengendara motor lain yang ugal-ugalan. Untung saya membawa obat merah dan kapas. Setelah Ms Mondang dan Ms Fihrin diobati, perjalanan pun dilanjutkan, kali ini ganti formasi: Prajna membonceng Ms Mondang, Ms Yun membonceng Ms Fihrin, disusul saya yang membonceng Leslie, dan Cahyo menggantikan saya jadi sweeper.

Sampai di Kawah Putih, langsung deh semua foto-foto, kebetulan Cahyo bawa kamera beneran (baca: DSLR) jadilah kami menyalurkan bakat narsis masing-masing 😆 Setelah puas foto-foto di beberapa spot di Kawah Putih, kami beristirahat sambil makan perbekalan yang saya beli, kemudian sholat dzuhur. Setelah itu, kami melanjutkan perjalanan ke Situ Patengan (kadang disebut juga Situ Patenggang). Di sana kami menyebrangi danau naik perahu, dan tentu saja foto-foto lagi 😀 Ms Mondang malah sempat-sempatnya ngejailin anak kecil yang lucu banget, lihat fotonya di bawah.

Setelah sholat ashar, sekitar jam setengah 4 sore kami mulai perjalanan pulang, kali ini melewati rute yang berbeda dengan rute saat berangkat, kami melewati perkebunan teh yang baguuuus banget, dan karena gak tahan lagi… yups… kami turun dari motor, dan foto-foto lagi! Saya yang biasanya agak ogah-ogahan sama kamera pun hari itu ikut-ikutan semangat 45 berfoto-foto ria 😀 Setelah hasil foto-foto hari itu dikumpulkan dan dibagi-bagikan, ternyata jumlahnya gak kurang dari 270 foto! Dan guess what, foto terbanyak adalah foto Cahyo, si fotografer yg ternyata jauh lebih narsis daripada model-modelnya 😆

Ini dia summary dari acara jalan-jalan kami waktu itu:

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Satu hal yang paling saya ingat dari acara jalan-jalan itu adalah Leslie yang berkali-kali bilang “ouch my butt…” selama perjalanan pulang. Maklum saja, kami sempat terjebak macet, jadi perjalanan pulang memakan waktu hampir 3 jam dan Rofiah memang kurang nyaman dipakai perjalanan jauh, hehehe… Walaupun cukup melelahkan saat perjalanan pulang, secara keseluruhan acara jalan-jalan waktu itu sangat menyenangkan. Kapan ya jalan-jalan lagi?

Liburan Akhir Tahun 2010


Alhamdulillah, tanggal 23-26 Desember lalu saya sekeluarga pergi berlibur ke Dana Toba, Sumatera Utara. Karena kami sekeluarga berdomisili di 4 kota yang berbeda maka kami putuskan untuk berkumpul di Jakarta lalu sama-sama berangkat dari sana. Rute kami selama 4 hari  adalah Jakarta – Medan – Pematang Siantar – Prapat (Danau Toba dan Pulau Samosir) – Brastagi – Medan – Jakarta. Sampai di Jakarta, kami pun berpisah untuk melanjutkan kembali perjalanan ke tempat tinggal masing-masing; saya kembali ke Bandung, Papa kembali ke Palembang, salah seorang adik saya kembali ke Pare-Pare sementara Mama dan 2 orang adik saya yang lain kembali ke Makassar.

Liburan kali ini sangat menyenangkan karena bersama seluruh anggota keluarga. Kumpul2 (apalagi liburan) bersama keluarga memang selalu menyenangkan. Pemandangan yang indah, udara yang sejuk dan ketawa-ketiwi bersama adik-adik saya cukup sukses me-refresh otak saya yang memang sedang butuh banget untuk di-refresh 😀

Dari sekian banyak spot yang kami kunjungi, yang menjadi favorit saya adalah saat kami menyebrangi danau Toba dengan perahu.  Melihat air danau Toba yang berwarna hijau kebiruan itu rasanya saya bener-bener ingin nyemplung ke sana hahahaha :D. Berikut ini summary liburan kami kali ini:

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Note: semua foto-foto ini diambil dengan kamera hape, jadi maklum saja kalo kadang gambarnya kurang cerah atau agak blur, duh jadi pengen punya kamera saku, he3 😀

Bojong Soang – Dago Pakar – Warung Bandrek


Hari minggu kemarin, saya, Gaous, Rini dan Mba Ike sepedahan lagi. Kali ini rutenya adalah Bojong Soang – Dago Pakar – Warung Bandrek pulang pergi. Jarak dari rumah/kosan kami di Bojong Soang ke Warung Bandrek di Desa Ciburial, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung adalah sekitar 18 km, jadi total perjalanan kami hari itu adalah 36 km, wow! Hahaha… cukup menguras tenaga, tapi benar2 seru dan menyenangkan! You should try it guys, really really should 🙂

Kami berangkat dari Bojong Soang tepat jam 06.00 pagi, bersepeda melewati Pasar Kordon, terus menuju Buah Batu. Di Buah Batu kami bertemu dengan Baca lebih lanjut

Cikoneng – Bojong Sari – Bojong Soang


warning: post kali ini banyak foto-fotonya 😛

Rabu pagi kemarin, akhirnya saya jalan-jalan lagi bersama Sabariah, setelah sekian lama dia nganggur di garasi. Rutenya pagi itu adalah Cikoneng – Bojong Sari – Bojong Soang dan sempat mampir ke sungai Citarum.

Pesertanya cuma 4 orang: saya, Rini, Mba Ike dan Gaous (dia menyusul kami bertiga yang sudah berangkat duluan). Saya, Rini dan Mba Ike berangkat sekitar jam 5.30 pagi. Seperti dalam perjalanan2 sebelumnya dengan teman2 yang lain, saya selalu mengambil posisi sebagai sweeper, entah karena Baca lebih lanjut