Sebelum Ramadhan Datang

9k=

sumber gambar: https://www.diehardsurvivor.com

Bulan Ramadhan tinggal beberapa hari lagi di depan mata. Perlukah kita bersiap-siap? Pastinya! Sudah persiapkan apa saja untuk menyambutnya? Belum ada ide? Well, there’s nothing new about it tapi ini ada beberapa ide dari saya:

  1. Kerjakan sekarang juga urusan-urusan terkait persiapan lebaran yang bisa dikerjakan sekarang. Belanja baju lebaran dari sekarang. Beli tiket mudik dari sekarang. Kalau mau renovasi/ngecat rumah, lakukan sekarang. Cari oleh-oleh mudik (klo bukan makanan atau emang gak bakalan basi) juga sekarang. Ya, dari sekarang. Kenapa? Banyak manfaatnya, tapi manfaat utamanya adalah biar pas bulan Ramadhan, bisa fokus dengan ibadah. Ga ada cerita tarawih atau tilawah kelewat, cuma gara-gara sibuk tawaf keliling mall nyari baju lebaran. Miris.
  2. Latihan puasa dari sekarang. Misalnya aja puasa sunnah senin kamis. Selain biar badan gak kaget dan jadi serba loyo pas ramadhan datang, emosi juga bisa lebih keasaah, “feel lagi puasa” nya bisa dapet lebih awal. Pas pagi hari pertama bulan puasa, kita udah gak lemes, loyo dan “colek bacok” lagi, kalo ada yang tetiba ngajak nge-gosip pun sudah lebih aware. Kalau yang udah biasa puasa senin kamis, two thumbs up, keep the good work.
  3. Latihan tilawah dari sekarang. Buat beberapa orang yang tilawahnya baru sampai tahap “once in a while” bisa latihan supaya naik ke level “everyday“. Bagi yang sudah berada di level everyday mungkin bisa latihan supaya naik ke level “one juz one day“. Kalau yang sudah “one juz one day” mungkin bisa latihan untuk baca juga terjemahannya, tafsirnya, asbabun nuzulnya dan seterusnya. Sebetulnya tanpa latihan pun, orang-orang yang biasanya jarang tilawah [dengan semangat tinggi] bisa juga kok selama Ramadhan jadi baca 1 juz per hari, tapi kira-kira bertahan berapa hari? lalu setelah syawal kira-kira tetep bisa 1 juz per hari gak?
  4. Coba lirik-lirik peluang beramal yang lebih optimal. Biasanya saat ramadhan orang lebih gemar bersedekah. Supaya hasilnya optimal, coba kita rencanakan sedekah dengan lebih smart. Cari tau ada peluang wakaf di mana, ada peluang amal jariyah di mana. Coba lihat lemari baju kita, baju yang masih bagus mana yang sudah gak muat tapi bisa dimanfaatkan orang lain? Kita rencanakan apa saja yang mau disedekahkan dan ke mana saja kita akan bersedekah. Begitu ramadhan tiba, kita eksekusi semua planning tersebut. Menurut saya beramal itu seperti investasi yang pasti untung, tapi kalau kita lebih smart dalam memilih tempat investasi, lebih jeli meihat peluang investasi maka kita akan lebih banyak meraup keuntungan. Walaupun pahala dan dosa itu hak Allah yang menentukan tapi kita juga wajib ikhtiar kan? Oiya, jangan lupa bahwa yang bisa disedekahkan bukan cuma materi, tapi tenaga, pikiran dan waktu juga bisa, rencanakan juga untuk hal-hal ini. Jangan sampai di akhir ramadhan baru kita ngeh ada peluang beramal yang kita lewatkan.
  5. Coba lirik-lirik kerjaan kantor, ada gak yang bisa disiasati supaya bebannya terasa lebih ringan saat puasa nanti datang. Saya biasanya membuat penyesuaian jadwal pertemuan dengan mahasiswa di bulan Ramadhan, saya usahakan ketemu mereka lebih pagi karena bisa lebih sabar menghadapi mereka dan otak juga masih fresh. Maklum ada beberapa jenis mahasiswa yang biasanya jadi cobaan berat ladang amal melatih kesabaran kita di bulan Ramadhan.
  6. Luruskan niat. Ini paling penting dan paling susah. Saking abstraknya, saya gak punya penjelasan atau contoh tentang ini, tapi ini jelas persiapan yang paling utama.

Itu dia beberapa ide persiapan Ramadhan dari saya. Semoga bermanfaat. Semoga kita semua dipertemukan dengan ramadhan tahun ini dalam kondisi siap berbuat yang terbaik. Aamiiin.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s