Menghemat Waktu Mempelajari Python

Beberapa hari ini saya sedang belajar pemrograman Python. Kenapa saya belajar Python? Alasannya sederhana aja: Penasaran.

Temen2 dosen di grup wa dengan ramai bicarain, saya jadi tertarik. Setelah baca artikel yang bilang bahwa kuliah algoritma pemrograman di MIT untuk mahasiswa tingkat awal pake Python, saya makin tertarik. Ditambah lagi baca artikel yang bilang bahwa pemrograman yang cocok untuk data analysis opsinya adalah R atau Python, saya sangat tertarik!😀

Nah berhubung saya pengennya cepet, maka setelah survey sana sini, tanya sana sini, alhasil saya belajar Python nya pake tools PyCharm Edu yg bisa didownload di sini.

Serupa tapi tak sama, ada PyCharm dan ada PyCharm Edu. PyCharm sendiri adalah IDE untuk Python, lisensinya ada yang berbayar dan ada yang gratis (untuk mahasiswa dan dosen gratis, asal punya email di domain akademik). Nah klo si PyCharm Edu fiturnya memang tidak selengkap PyCharm, tetapi PyCharm Edu dilengkapi 1 project yang namanya “Introduction to Python”. Di dalam project ini ada 50 source code singkat yang dilengkapi dengan tutorial singkat. Jadi dalam 1 source code, ada tutorial singkatnya (kanan) dan ada source code yang harus dimodif sebagai bahan latihan (tengah).

Yang paling menarik adalah, dengan mengklik 1 tombol di kanan atas kita bisa mengetahui apakah modifikasi yang kita lakukan sudah benar atau belum dan kita juga bisa memilih source code sesuai topik yang ingin dipelajari sekaligus mengecek progress pembelajaran kita (kiri).Total ada 50 latihan berupa source code singkat yang bisa dipelajari/dimodifikasi untuk latihan, progress pembelajaran dianggap sudah 100% jika ke-50 source code latihan itu sudah berhasil kita modifikasi dengan benar sesuai permintaan PyCharm Edu. Coba lihat screenshotnya di bawah ini.

pycharm edu

Saya merasa belajar Python dengan menggunakan PyCharm Edu ini ada plus minusnya. Keuntungannya adalah tidak bertele-tele, ada contoh, ada studi kasusnya, bisa langsung dipraktekkan dan dilihat hasilnya, jadi untuk saya, tidak membosankan. Nah kekurangannya mungkin belajar Python menggunakan PyCharm Edu ini kurang cocok buat yang belum punya dasar pemahaman terhadap konsep algoritma atau yang belum paham dengan struktur-struktur dalam pemrograman seperti pencabangan, looping, procedure/function dan sebagainya.

Gimana? tertarik belajar Python? PyCharm Edu bisa jadi salah satu alternatif belajar Python yang menyenangkan. Selamat belajar🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s