[AD12] Daging Babi itu Haram

Coba sebutkan contoh makanan yang diharamkan dalam agama Islam, mungkin sebagian besar dari kita akan langsung teringat pada daging babi. Sejak saya kecil, saya sudah tahu bahwa daging babi itu haram hukumnya, semua guru agama dan guru ngaji yang saya kenal mengajarkan seperti itu. Saat saya duduk di bangku SMP, saya diajarkan oleh guru biologi saya bahwa daging babi berpotensi menjadi perantara cacing pita untuk berkembang biak di tubuh manusia, jadi selain haram daging babi juga tidak baik untuk kesehatan. Makin teguhlah tekad saya untuk tidak sedikitpun tergoda untuk mencicipinya.

Adakah dalilnya? Tentu saja ada, tapi jujur saja, sayapun baru mengetahui dalilnya pada saat saya menginjak usia 17 tahun (better late than never! hahaha…), sebab saat itulah saya mulai membaca terjemahan Al-Quran secara lengkap. Berikut ini adalah salah satu dalilnya di dalam Al-Quran:

إِنَّمَا حَرَّمَ عَلَيْكُمُ الْمَيْتَةَ وَالدَّمَ وَلَحْمَ الْخِنزِيرِ وَمَا أُهِلَّ بِهِ لِغَيْرِ اللّهِ فَمَنِ اضْطُرَّ غَيْرَ بَاغٍ وَلاَ عَادٍ فَلا إِثْمَ عَلَيْهِ إِنَّ اللّهَ غَفُورٌ رَّحِيمٌ

“Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi, dan binatang (yang ketika disembelih) disebut (nama) selain Allah.” (QS. Al Baqarah: 173)

Bisakah anda bayangkan kalau misalnya saya tidak pernah tertarik untuk membaca terjemahan Al-Quran secara lengkap? Mungkin saya akan mengajarkan kepada anak saya bahwa daging babi itu haram, bahwa daging babi itu tidak baik untuk kesehatan, bla…bla…bla… tapi saya sendiri tidak tahu dalilnya yang mana. Kalau anak saya bertanya tentang dalilnya, mungkin akan saya jawab “coba tanya ke pak Ustadz…”. Hmmm… bukan bayangan orangtua yang ideal menurut saya.

Satu catatan penting adalah bahwa membaca terjemahan Al-Quran saja tidak cukup, kita harus mempelajari tafsirnya agar bisa memahami konteks dari terjemahan ayat tersebut. Memahami Al-Quran secara sepotong-sepotong bisa jadi menyesatkan, tapi sepertinya ini bukan alasan untuk mulai belajar mempelajarinya kan? Sudah kah saya? Errrr… let’s start together 🙂

Ini kok pembahasannya jadi ke mana-mana ya? Awalnya kita kan cuma bahas tentang dalil haramnya daging babi :grin Eh, ngomong-ngomong Anda sudah pernah membaca terjemahan Al-Quran secara lengkap kan?


DISCLAIMER:
Tulisan ini adalah bagian dari serial tulisan dengan tag #ApaDalilnya. Tulisan ini merupakan perwujudan dari komitmen saya terhadap diri sendiri untuk (insya Allah) secara rutin setiap hari di bulan ramadhan 1435H mencari tahu tentang dalil (landasan hukum) tentang sebuah persoalan dalam agama islam dan menuliskan kembali hasil penelusuran saya. 
Tulisan ini tidak bermaksud menggurui siapapun, mohon tidak dijadikan referensi utama, tanyakanlah masalah agama kepada ahlinya yaitu para ulama. Saya bukan ulama dan tulisan ini hanya sebagai catatan pribadi saya yang masih belajar ilmu agama, catatan pribadi yang dimaksudkan sebagai pengingat bagi diri sendiri sambil berharap jika orang lain ikut membaca dan mengamalkannya maka saya juga akan ikut kecipratan dapat pahalanya. 
Amiiin…
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s