Menikmati Pekerjaan

Dream-job

Entah kenapa hari ini saya sedang ingin menulis tentang “dream job” atau mungkin kalau diterjemahkan menjadi “pekerjaan idaman”. Lalu terlintas beberapa pertanyaan di pikiran saya:

Apakah dream job itu ada?
Kalau memang ada apa kriterianya?
Apa mungkin semua orang berjodoh dengan dream job nya masing-masing?

Saya percaya dream job itu ada untuk setiap orang, tapi mungkin tidak semua orang berjodoh dengannya. Inilah tujuh kriteria dream job menurut versi saya:

  1. Kita senang mengerjakannya, tidak terpaksa
  2. Kita punya potensi dan keahlian di bidang itu
  3. Kita memegang kendali atas pekerjaan, bukan pekerjaan yang mengendalikan kita
  4. Kita punya kontribusi yang membuat perbedaan
  5. Kita aman secara finansial
  6. Kita mampu mengaktualisasikan diri melalui pekerjaan
  7. Kita mengerjakannya tanpa bertentangan dengan hati nurani, mendapatkan pahala saat mengerjakannya dan bukan malah berdosa

Ternyata lumayan banyak juga juga ya kriterianya. Menurut saya tidak perlu bersedih jika ada salah satu dari kriteria di atas yang belum terpenuhi, namanya juga hidup di dunia, gak ada yang sempurna, semua orang punya masalah dan ujian hidupnya masing-masing. Bukan mustahil salah satu ujian hidup itu hadir dalam bentuk pekerjaan. Kalau kita mau sedikit tengok kanan kiri kita sepertinya masih sangat sedikit orang yang telah bertemu dengan dream job nya. Kalau kita termasuk dalam golongan orang-orang yang belum bertemu dengan dream job nya, kita gak perlu menunggu si dream job itu hadir untuk bisa menikmati hidup dan mensyukuri pekerjaan yang kita punya. Masih banyak orang lain di luar sana yang belum mendapatkan pekerjaan dan rela (atau bahkan dengan senang hati?) menggantikan posisi kita sekarang.

Mungkin yang lebih penting adalah tetap berusaha mencari dan mencapai kriteria idaman, sambil terus bersyukur atas apa yang sudah kita miliki. Jangan sampai karena lupa bersyukur, bukannya pekerjaan idaman yang didapat, malah kualat. Lagipula dengan bersyukur kita akan bisa lebih menikmati apa yang ada dan memaklumi apa yang belum ada.

“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”

(QS Ibrahim 14 :7)

Lagipula bekerja itu kan seharusnya diniatkan sebagai ibadah. Namanya ibadah ya akan banyak tantangan dan godaannya😎

Note: posting ini sebagai nasihat untuk diri saya sendiri😀

gambar diambil dari http://www.olivergarcia.eu/

3 thoughts on “Menikmati Pekerjaan

  1. love this writing!, wah dulu saya sering minder dengan pekarjaan saya yg hanya seorang blogger dan pengangguran. Tapi sekarang saya tahu ini pekerjaan yang tepat untuk saya, karena dengan menulis saya bisa benar-benar enjoy dan merasakan apa yang saya pikirkan tentang sesuatu, saya rasa menulis blog merupakan bagian dari dream job saya saat ini, makasih sharingnya sobat salam kenal. sukses selalu buat sobat🙂

    1. thx b4,

      wah, kalau mengaku sebagai “blogger dan pengangguran” sepertinya mas depalpiss terlalu merendah, kalau saya telusuri ternyata karya-karyanya bagus dan layak diapresiasi kok.

      thx again🙂

    2. iya awalnya spt itu tpi sekarang, saya meninkmati betul Mas Wahyu pekerjaan itu, dan kalao ada yg tanya apa pekerjaan saya? saya jawab “saya penulis blog dan digital Artis”, makanya saya senang sekali membaca tulisan sobat2 blogger yang lain tuk sharing dll spt itu, eh ketemu tulisan ini, jd tambah semangat😀

      Seep thank you so much Mas Wahyu for this feedbacks

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s