Surprise!

2013-04-23 07.58.29

Pagi ini seperti biasa saya menemani istri saya jalan pagi keliling komplek sambil hunting tukang sayur (well, sebenernya yg diburu bukan tukang sayurnya sih, tapi bahan makanan yang dijualnya, he3). Kami sudah sering sih jalan pagi, gak banyak yang berbeda, hanya saja pagi ini jalannya agak sedikit dipercepat. Menurut dokter, di usia kandungan istri saya yang sudah 8 bulan ini jarak tempuh dan kecepatan jalannya harus ditingkatkan, idealnya sih sehari 3x jalan @ 1 jam dengan jarak tempuh 2 km jadi totalnya sehari 3 jam, 12 km. Sambil setengah berkelakar saya ngajak istri saya jalan kaki ke Institut Gajah Duduk, tempat kami sama-sama kuliah S2 dulu, kebetulan jaraknya memang sekitar 12 km dari rumah kami😀 Karena usul saya lumayan ngaco dan saya harus ngajar pagi, akhirnya tadi pagi kami cuma menempuh jarak 2 km dalam waktu 30 menit.

Sesampainya di rumah setelah beres acara jalan pagi bersama, istri saya menunjukkan 2 barang yang ada di foto atas, sebuah sarung hitam putih yang capnya mirip sama logo kampus Institut Gajah Duduk di Dago sana, dan sebuah buku berjudul “Asbabun Nuzul: Kisah Nyata di Balik Turunnya Ayat-Ayat Suci AlQuran”.

Dulu kan pernah bilang pengen baca buku itu, jadi kemaren-kemaren aku titip minta tolong beliin sama Shinta. Sarung itu juga dulu yang diliat-liat pas nganterin aku beli baju, katanya suka, jadi sekalian juga kubeliin. Gantilah sarungnya yang lama itu… Tadinya sih mau dikasih pas 23 Februari kemaren, tapi jadinya baru dikasih sekarang…

Begitu kata istri saya saat menyerahkan dua barang tersebut. Sejenak saya bingung harus bilang apa. Speechless😳

Memang betul, duluuu sekali  (saya juga sudah lupa kapan persisnya, mungkin waktu awal-awal nikah) saya ingat pernah ngobrol dengan istri saya. Waktu itu saya berandai-andai, “kalau misalnya kita tau sebab-sebab dibalik turunnya ayat AlQuran pasti pemahaman kita akan lebih baik karena tau konteksnya, jadi pengan belajar Asbabun Nuzul…”.

Lalu saat kandungan istri saya mulai besar (sekitar umur 5-6 bulan) dan pakaiannya mulai sempit saya antar dia beberapa kali mencari baju-baju yang cocok untuk dipakai ibu hamil. Di salah satu toko baju muslim yang kami datangi, saya melihat sarung berwarna hitam putih dan berkomentar “Bagus ya sarungnya… kalo warnanya gini, mau pake atasan warna apapun pasti cocok…” Waktu itu istri saya menyarankan untuk membeli tapi saya menolak karena fokusnya sedang mencari baju untuk istri saya. Karena saat itu sudah menjelang waktu sholat jumat maka saya pamit meninggalkan istri saya di toko untuk menunaikan sholat jumat di masjid yang jaraknya tidak berapa jauh dari toko itu. Ternyata diam-diam dia membelikan sarung itu saat saya tinggal. Saya tidak tau dia membeli sarung itu, tidak tahu dia membawanya pulang dan tidak tahu di mana dia menyembunyikannya sampai tadi pagi saat dia menghadiahkannya kepada saya😀

Ah, ternyata istri saya sangat perhatian dan ingat dengan apa yang saya butuhkan/suka, bahkan saat saya sudah lupa sekalipun kapan saya menyatakan suka/membutuhkan barang itu. Setelah diingat-ingat lagi, saya terakhir beli sarung tahun 2010, lumayan sudah lama juga, dan buku itu memang dari dulu saya ingin baca. Makasih ya sayang…🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s