Menulis Biografi Singkat (Short Biography)

Biografi singkat yang saya maksud di sini adalah biografi singkat yang biasanya ada pada karya tulis ilmiah seperti paper atau jurnal. Biasanya biografi singkat seperti ini dibatasi jumlah katanya, misalnya 50, 100 atau 200 kata. Untuk menulis biografi singkat seperti ini tekniknya beda dengan menulis biografi biasa.

Kebetulan beberapa waktu yang lalu saya mengikuti pelatihan Penulisan dan Presentasi Karya Tulis Ilmiah yang diselenggarakan oleh pihak kampus tempat saya mengajar. Saat itu pematerinya adalah Prof. Soegijardjo Soegijoko dari ITB dan salah satu materi yang paling awal diajarkan adalah cara menulis biografi singkat. Prof Soegi memberikan beberapa panduan tentang apa saja yang biasanya dicantumkan dalam sebuah biografi singkat untuk karya tulis ilmiah, diantaranya yaitu:

  1. Latar belakang pendidikan. Biasanya terbatas pada latar belakang pendidikan tinggi yang disusun secara kronologis. Jadi tidak perlu mencantumkan pendidikan sejak SD, SMP sampai lulus perguruan tinggi, cukup tampilkan latar belakang pendidikan yang sesuai dengan topik karya tulis yang sedang dibuat
  2. Topik riset yang diminati. Ini sangat penting dan hampir selalu dicantumkan, biasanya orang akan tertarik untuk mengajak pemilik biografi singkat untuk berkolaborasi jika mereka memiliki kesamaan dalam topik riset yang diminati, atau menggeluti topik riset yang terkait dengan topik yang diminatinya
  3. Pengalaman. Pengalaman yang dimaksud di sini adalah pengalaman yang terkait dengan topik karya tulis yang dibuat, baik pengalaman di dunia akademisi maupun industri. Sebaiknya pengalaman tersebut ditulis dengan singkat, padat dan jelas, boleh disusun secara kronologis atau disusun sesuai dengan tingkat relevansinya dengan topik karya tulis.
  4. Karya tulis ilmiah yang pernah dibuat sebelumnya. Jika masih tersedia tempat untuk menambahkan informasi, biasanya pemilik biografi singkat akan menyebutkan judul-judul penelitian atau karya tulis ilmiah yang pernah dibuat sebelumnya. Idealnya karya tulis yang disebutkan di sini sudah pernah dipublikasikan sehingga dapat menjadi portofolio yang menunjukkan kompetensi penulis di topik riset yang digelutinya. Namun demikian, tidak menutup kemungkinan pula untuk menampilkan karya tulis yang sedang dikerjakan dan belum dipublikasikan (kurang disarankan)
  5. Komunitas dan afiliasi. Jika topik karya tulis terkait erat dengan komunitas akademik/non akademik tertentu, dan kebetulan penulis berafiliasi dengan komunitas tersebut maka ada baiknya dalam biografi singkat juga disebutkan posisi keanggotaan penulis dalam komunitas tersebut. Hal ini juga bisa menjadi nilai tambah bagi penulis.
  6. Kontak. Cantumkan bagaimana cara orang lain dapat menghubungi si pemilik biografi. Cara yang paling umum adalah dengan menggunakan email, terkadang ada pula yang mencantumkan alamat kampus walaupun sangat jarang yang melakukannya. Perlu diingat pula bahwa tidak lazim mencantumkan nomor telepon apalagi akun jejaring sosial dalam biografi singkat untuk karya ilmiah 😛

Di akhir sesi pelatihan, Prof Soegi memberikan tugas kepada kami untuk membuat biografi singkat diri masing-masing dalam 50, 100 dan 200 kata. Setelah saya coba sendiri, ternyata memang tidak mudah, terutama karena jumlah kata yang dibatasi. Sebetulnya jumlah katanya tidak harus persis 50, 100 dan 200 kata, boleh sedikit lebih atau kurang dari itu (toleransi 5-10 kata yang lebih/kurang masih dianggap wajar). Apalagi dengan jumlah kata yang terbatas itu kita ditantang untuk mencantumkan sebanyak mungkin informasi yang relevan. Masih kurang menantang? Tungu dulu, Prof Soegi minta biografi singkat ini ditulis dalam bahasa Inggris 😀 Walaupun kemampuan bahasa Inggris saya tidak buruk tapi tetap saja merasakan tantangan saat harus membuat biografi singkat yang diminta.

Akhirnya setelah mendapat petunjuk dari Prof Soegi, diperbaiki sana sini dan diupdate sesuai kondisi terbaru, berikut ini adalah biografi singkat yang berhasil saya buat:

Biografi Singkat – 50 kata:

Wahyu Hidayat earned his Bachelor’s degree from Department of Informatics Engineering, STT Telkom Bandung in 2007 and later his Master’s Degree in Information Technology from Department of Informatics Engineering, Institut Teknologi Bandung in 2012. Currently he is a lecturer at Telkom University and he can be reached through wahyuhidayat@tass.telkomuniversity.ac.id

Biografi Singkat – 100 kata:

Wahyu Hidayat earned his Bachelor’s degree from Department of Informatics Engineering, STT Telkom Bandung in 2007. After his graduation until late 2008 he was involved on a software engineering project as a junior database administrator at Information System Centre, PT Telekomunikasi Indonesia.

After presenting his thesis about Cross Language Plagiarism Detection, he earned his Master’s Degree in Information Technology from Department of Informatics Engineering, Institut Teknologi Bandung. Wahyu Hidayat now is a lecturer at Telkom University and he can be reached through wahyuhidayat@tass.telkomuniversity.ac.id. His research interests are including but not limited to text mining, image mining and plagiarism detection.

Biografi Singkat – 200 kata:

Wahyu Hidayat earned his Bachelor’s degree from Department of Informatics Engineering, STT Telkom Bandung in 2007. During his study at STT Telkom Bandung, he was actively participating in lab works as lab assistant, both at Database Laboratory and Language Laboratory. He was also chief lab assistant at Database Laboratory from 2006 to 2007.

In 2008 he was involved in a software engineering project as a junior database administrator at a major telecommunication company, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk. During the project he was assigned to handle cross DBMS data migration and was responsible to manage user’s access and privileges to the database.

Later in 2012, Wahyu Hidayat earned his Master’s Degree in Information Technology from Department of Informatics Engineering, Institut Teknologi Bandung. Now, he is a lecturer at Telkom University, teaching database related courses. His research interests are including but not limited to text mining, image mining and plagiarism detection. Some of his previous works are “Indexing and Retrieval Engine Using Inverted Index”, “Image Classification Using K-Nearest Neighbor Algorithm” and “Cross Language Plagiarism Detection Using Google Service and Smith Waterman Algorithm”. Wahyu Hidayat also held an OCA certification from Oracle since early 2011 and can be reached through wahyuhidayat@tass.telkomuniversity.ac.id.

Intinya menurut Prof Soegi, tujuan utama dari penulisan biografi singkat adalah untuk membuka peluang berafiliasi, mencari rekan (dan menawarkan diri) untuk menjalin kerja sama dalam riset penelitian. Jadi, informasi yang disajikan dalam biografi singkat harus menonjolkan latar belakang dan kompetensi akademik sehingga membuat peneliti lain tertarik untuk berkolaborasi dalam riset bersama si pemilik biografi. Adapun jumlah kata yang dibatasi sebenarnya dapat disiasati dengan memprioritaskan informasi-informasi berdasarkan tingkat relevansi nya sehingga biografi yang dihasilkan tidak hanya singkat tetapi juga efisien.

Bagaimana? tertarik untuk mencoba membuat biografi singkat anda sendiri? Semoga panduan dan contoh yang saya lampirkan di atas akan bermanfaat.

Selamat mencoba 🙂

Iklan

3 pemikiran pada “Menulis Biografi Singkat (Short Biography)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s