Catatan Pelatihan Applied Approach – Hari 4

Hari ini adalah hari ke-4 Pelatihan Applied Approach. Ada 3 sesi yang sangat menarik. Berikut ini adalah catatan saya pada Pelatihan Applied Approach hari ke 4:

Hari 4 – Sesi 1
Etika Komunikasi Pembelajaran
(Dr. Ani Yuningsih)

  1. Etiket terkait dengan tata cara pergaulan yang ditetapkan oleh komunitas tertentu di mana etiket tersebut diberlakukan
  2. Etika sifatnya lebih universal, karena terkait nilai moral dan berlaku umum tidak terkait dengan komunitas tertentu
  3. Tiap profesi punya etika masing-masing
  4. Etiket biasanya tidak tertulis, sanksinya berupa sanksi sosial
  5. Etiket dapat berubah menjadi etika, misalnya tata cara keprotokolan dalam penyambutan tamu negara, sekarang diundang-undangkan untuk menyeragamkan aturan
  6. Tujuan etika komunikasi pembelajaran:
    1. Menyamakan persepsi antara rencana pembelajaran dan implementasinya
    2. Memberikan arah untuk bersikap objektif dalam proses belajr mengajar
    3. Menyamakan pemahaman tentang profesionalitas dosen
  7. Pelanggaran etika komunikasi pembelajaran yang tidak disadari saat mengajar:
    1. Kurang menguasai materi atau menggunakan materi yang tidak relevan
    2. Merendahkan, menyudutkan dan menyinggung perasaan mahasiswa
    3. Menegur dengan cara mempermalukan mahasiswa
    4. Menilai rendah disiplin ilmu lain atau sesama dosen lain
    5. Kurang mampu mentolerir perbedaan pendapat dengan mahasiswa
    6. Menciptakan image dosen killer
  8. Idealnya dalam proses belajar mengajar kita kombinasikan 3 mode Teaching and Learning:
    1. Traditional Instruction (model tradisional: ceramah, presentasi, textbook)
    2. Individual Learning (model constructivist: case study, case instructional, materials, question and answer)
    3. Collaborative Learning (model social constructivist: case study, discussion forum, teamwork, problem based learning)
  9. Traditional Instruction memfasilitasi transfer knowledge dari dosen ke mahasiswa (namun perhatikan bahwa pasti daya serapnya di sisi mahasiswa tidak akan 100%)
  10. Individual learning mengasah potensi individu masing masing dan mendorong kreativitas
  11. Collaborative learning mengasah keterampilan sosial dan teamwork yang baik
  12. Dosen yang profesional melakukan hal-hal berikut dalam proses pembelajarannya:
    1. Persiapan
    2. Penyampaian
    3. Pelatihan
    4. Penampilan hasil
  13. Aspek penunjang dosen profesional:
    1. Penelitian
    2. Pengabdian Masyarakat
    3. Jabatan dalam Organisasi/Struktural
  14. Peran dosen dalam SCL:
    1. Mamfasilitasi
    2. Memotivasi
    3. Mengevaluasi
    4. Memberikan feedback
  15. Sikap tubuh positif yang bisa dilatih oleh dosen saat mengajar:
    1. Senyum
    2. Jabat tangan yang erat
    3. Duduk tegak
    4. Tenang, relaks, tangan terbuka
    5. Menjaga kontak mata
    6. Mendekatkan badan untuk menyimak
    7. Mengangguk sebagai tanda setuju
  16. Gaya pergaulan dosen dan mahasiswa sangat beragam, ada yang lebih akrab dengan suasana yang cair, ada pula yang kental dengan suasana formal dan bahkan sedikit kaku. Tidak ada yang salah dari keduanya, semuanya tergantung disiplin ilmu yang ditekuni, kompetensi yang diharapkan setelah lulus dan karakteristik masing-masing individu. Namun demikian, idealnya dicari jalan tengah atau dikombinasikan.Intinya tidak ada yang salah selama tidak melanggar etika dan norma yang berlaku.

Hari 4 – Sesi 2
Media Pembelajaran
(Dr. Ani Yuningsih)

  1. Media adalah segala sesuatu yg dapat menyalurkan informasi dari sumber kepada penerimanya
  2. Media berkembang pesat seiring perkembangan teknologi, jadi media pembelajaran juga harus divariasikan seiring ketersediaan jenis media baru yg belum ada sebelumnya
  3. Manfaat media bagi proses pembelajaran:
    1. Variasi penyampaian
    2. Lebih menarik
    3. Lebih interaktif
    4. Lebih hemat waktu
    5. Bebas batasan waktu dan ruang
  4. Dalam sebuah kerjasama, yang paling penting adalah adanya saling percaya antar pihak pihak yang bekerjasama
  5. Media yang cocok untuk audiens dalam jumlah besar:
    1. TV
    2. Radio
    3. Internet
    4. dll
  6. Audiens kecil:
    1. Videotape
    2. Foto
    3. Poster
    4. Film bisu
    5. Dll
  7. Perhatikan tabel klasifikasi media menurut tujuan belajar
  8. Syarat Media:
    1. Visible = mudah dilihat
    2. Interisting =menarik
    3. Simple = sederhana
    4. Useful = isinya bermanfaat
    5. Accurate = benar, dapat dipertanggungjawabkan
    6. Legitimate = sah, masuk akal
    7. Structure = tersusun dengan baik
  9. Hindari penggunaan kata negatif dalam media, misalnya kata “jangan”, “kecuali” dan sebagainya
  10. Pertimbangan memilih media:
    1. Apa yang tersedia
    2. Biaya pengembangan
    3. Waktu yang dibutuhkan untuk mengembangkan
    4. Aspek apa yang perlu divisualisasikan
  11. Untuk menampilkan definisi pada slide tidak harus kata per kata namun bisa juga dalam bentuk yang lain (bagan, gambar, dan lain2, tergantun kreativitas masing-masing)

Hari 4 – Sesi 3
Membaca Efektif dan Efisien
(Dr. Dewi K. Soedarsono)

  1. Banyak orang kurang membaca beralasan karena kurang waktu
  2. Untuk membaca secara efektif dan efisien, kunci awalnya adalah menyenangi bahan bacaan tersebut
  3. Membaca adalah kegiatan memahami, jadi tidak perlu membaca setiap kata yang ada di dalam bahan bacaan, tetapi yg lebih penting adalah memahami isinya
  4. Penghambat membaca efektif dan efisien:
    1. Vokalisasi = Membaca dengan bersuara
    2. Membaca dengan menggerakkan bibir (komat-kamit)
    3. Gerakan kepala mengikuti teks (dari kiri ke kanan)
    4. Menunjuk dengan jari
    5. Regresi (menunjuk ke belakang)
    6. Subvokalisasi (melafalkan kata per kata dalam hati)
  5. Tips mengatasi hambatan a dan b: jepit pensil di bibir atau raba tenggorokan untuk mencari getaran
  6. Tips mengatasi hambatan c: duduk tegak, sentuhkan 2 jari atau kepalan tangan di pipi untuk mencegah kepala bergerak
  7. Tips mengatasi hambatan d: letakkan tangan di lutut
  8. Tips mengatasi hambatan e dan f: jauhkan segala hal yang mengganggu konsentrasi
  9. Keterampilan dasar yang mendukung efektivitas dan efisiensi membaca:
    1. Gerakan mata
    2. Membaca frasa
    3. Mengekstrak kata kunci
    4. Skimming dan scanning
  10. Sistem membaca SQ3R:
    1. Survey = kenali informasi apa yang dicari, lalu kumpulkan buku-buku yang sesuai dengan informasi yang dicari, kemudian gunakan pembatas buku (misalnya post it)
    2. Question = kumpulkan pertanyaan sebanyak2nya seputar bahan bacaan yang sudah ditandai, bisa gunakan metode 5W+1H
    3. Read = membaca bagian yang sudah ditandai
    4. Recall/Recite = siapkan kertas kosong, lalu tuliskan kembali dengan bahasa sendiri, usahakan singkat, padat dan jelas
    5. Review = baca kembali bagian pada bahan bacaan, bandingkan dengan ringkasan yang kita buat, konfirmasikan kebenarannya sambil melakukan repetisi untuk memperkuat ingatan tentang materi

2 thoughts on “Catatan Pelatihan Applied Approach – Hari 4

    1. Iya Man, pembicaranya juga asik lho orangnya,
      jadi saya juga semangat nyatat nya, he3…
      syukurlah klo catatan saya jadi bermanfaat buat yang lain🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s