Tujuh Tahun yang Lalu

Pagi ini saya menguji sidang Proyek Akhir salah seorang mahasiswa, sidangnya berjalan lancar. Saat saya menandatangani berita acara sidang sebagai Penguji 1, saya melihat kalender dan teringat…

Ternyata tepat tujuh tahun yang lalu, tanggal 2 Agustus 2005, saya melaksanakan sidang Proyek Akhir saya 🙂

Wah, jadi nostalgia nih…

  1. Saya masih ingat betul waktu itu hari Selasa, saya sidang Proyek Akhir saya yang berjudul “Perangkat Lunak Pencarian Berindeks pada Himpunan Teks Berbahasa Indonesia dengan Menggunakan Inverted Files (Studi Kasus: Al Quran Terjemahan Indonesia)“. Topiknya tentang information retrieval. Menurut teman-teman saya PA saya itu gak lazim, topik baru (waktu itu) dan kesannya “wah”. Padahal sebetulnya topik itu saya ambil karena menghindari topik PA yang sedang nge-tren tahun 2005 dulu (tentang sistem informasi berbasis web) yang mengharuskan survey & wawancara ke perusahaan nyata (saya paling males ngemis-ngemis data ke perusahaan orang, he3).
  2. Saya juga masih ingat dosen Pembimbing 1 PA saya, ibu Dade Nurjanah. Beliau adalah dosen Basis Data yang dulu mengajarkan saya tentang diagram ER, query, dan lain-lain (sekarang saya ngajar Basis Data juga lho bu, ilmu dari Ibu ternyata sangat berkah). Sudah lama sekali saya tidak bertemu beliau, konon sekarang beliau sedang meneruskan pendidikan S3 nya di Eropa, keren banget lah ibu ini. Selain cerdas, beliau juga selalu memberi dukungan moril saat saya merasa “kurang pede” dengan PA saya yang diagram ER nya hanya punya 3 entitas. “Bu, ini gapapa ER saya terlalu sederhana begini?” tanya saya. “Gapapa, kan proses dan algoritma PA kamu yang rumit…” begitu jawab beliau membesarkan hati saya.
  3. Dosen Pembimbing 2 PA saya, ibu Retno Novi Dayawati tidak kalah berjasa. Saat menjelang saya sidang, bu Novi baru saja kembali dari cuti hamil dan melahirkan (sampe sekarang saya kadang masih bertemu beliau dan putrinya). Namun beliau tidak kalah memberikan dukungannya, mulai dari koreksi tata tulis di buku PA sampai koreksi slide presentasi sidang PA dan tips-tips presentasipun diberikan. Beliau mengajarkan kepada saya bahwa “saat sidang PA tidak perlu takut ditanya source code karena mahasiswa lah yang paling menguasai program PA dibandingkan dosen pembimbing atau pengujinya, karena mahasiswa lah yang membuatnya…” Nasihat ini saya teruskan kepada mahasiswa-mahasiswa bimbingan saya, semoga sama efektifnya dengan nasihat bu Novi kepada saya dulu 🙂
  4. Penguji 1 PA saya, pak Moch Arif Bijaksana, benar-benar sesuai dengan namanya, benar-benar arif dan bijaksana. Sebetulnya beliau adalah penguji, tapi selama proses pengerjaan PA saya banyak berkonsultasi dengan beliau, maklumlah beliau memang salah satu pakar topik information retrieval. Selain mengajarkan konsep information retrieval dan text mining kepada saya, beliau juga memberikan beberapa  referensi bahan bacaan yang sangat membantu saya dalam mengerjakan PA. Saat sidang dengan beliau pun suasananya tidak horor dan mencekam, tapi malah lebih mirip dengan suasana tanya jawab saat saya berkonsultasi. Jangan tanya nilainya, benar-benar arif dan bijaksana 🙂
  5. Penguji 2 dan 3 PA saya, ibu Rimba Widhiana Ciptasari dan ibu Setyorini. Posisi beliau sebagai penguji 2 dan 3 tidak bisa dianggap remeh. Kalau saya perhatikan, jika saya menguji sidang PA mahaiswa saya sekarang, ternyata sedikit banyak cara menguji saya mirip dengan cara kedua ibu itu menguji PA 😛 Saya belajar bagaimana merumuskan permasalahan dalam PA, merumuskan tujuan agar terukur dan menyajikan data sehingga menjadi sebuah kesimpulan dari beliau berdua. Terima kasih banyak bu, sekarang saya langganan nguji sidang PA mahasiswa, ilmunya dari ibu berdua 😀

Kalau dipikir-pikir, tujuh tahun yang lalu pada saat sidang PA, saya berada di posisi mahasiswa, berusaha menjawab pertanyaan penguji sebaik mungkin dengan bekal ilmu dan bimbingan dari dosen-dosen saya. Saat itu saya tidak membayangkan bahwa tujuh tahun kemudian, hari ini saya duduk di kursi Penguji 1, mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang mirip dengan yang dulu pernah diajukan kepada saya.

Saya berdoa, semoga tujuh tahun dari sekarang, salah satu dari mahasiswa mahasiswi yang pernah saya bimbing atau saya uji, akan menjadi seorang dosen yang jauh lebih baik daripada saya. Amiiiin.

sumber gambar: designofsignage.com
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s