Menguji [Produk] Proyek Akhir

Seperti yang telah saya janjikan pada posting sebelumnya, kali ini saya akan membahas tentang pengujian produk Proyek Akhir. Proyek Akhir di jurusan Teknologi Informasi hampir semuanya menghasilkan produk berupa software (biasanya disebut juga aplikasi atau program Proyek Akhir), jadi teknik-teknik menguji produknya pun mengadaptasi dari teknik-teknik software testing. Menurut pengamatan saya, saat menguji produk Proyek Akhir yang berupa software, masing-masing dosen penguji punya cara masing-masing. Walaupun begitu, sebenarnya kita bisa kelompokkan cara menguji produk PA tersebut menjadi 4 berdasarkan tujuan pengujiannya

  1. Menguji Efektifitas Produk
    Menguji efektifitas produk maksudnya adalah menguji apakah produk yang dibuat itu menjawab masalah yang dirumuskan? Apakah sesuai dengan tujannya? Jadi saat menguji software Proyek Akhir, saya biasanya berpedoman kepada buku PA, khususnya Bab 1 tentang Rumusan Masalah dan Tujuan. Seharusnya semua tujuan pada buku PA bisa tercapai dengan menggunakan produk PA.
    Kalau ada tujuan yang tidak bisa dibuktikan bahwa itu berhasil dicapai dengan produk maka ini bisa dikategorikan minimal sebagai dosa kelas menengah. Biasanya dosen penguji akan berat memberikan nilai A, dan hampir selalu memberikan sanksi.

    • Sanksi paling ringan adalah merevisi tujuan di buku PA,
    • Sanksi yang paling sering diberikan adalah revisi produk untuk membuktikan bahwa tujuannya tercapai,
    • Sanksi paling berat adalah tidak lulus sidang PA.

    Sayang sekali mahasiswa cenderung asal-asalan dalam menuliskan tujuan di buku PA, atau menulis tujuan dengan kalimat berbunga-bunga yang susah diukur dan dibuktikan dengan produknya. Bahkan ada juga yang tidak mengerti tujuan yang dituliskannya sendiri (yang kayak gini ini nih biasanya kandidat gak lulus sidang)😥

  2. Menguji Kesesuaian Perancangan dengan Implementasi Produk
    Yang ini adalah favorit saya. Sering sekali saya menemukan mahasiswa yang membuat produk PA yang bagus, analisis dan peracangan di buku PA nya juga bagus dan lengkap, tapi begitu dicoba untuk dicocokkan, ternyata sama sekali gak mirip. Analoginya seperti orang yang menggambar denah rumah yang bagus, lalu membangun rumah yang juga bagus tetapi tidak sesuai dengan denah rumah yang digambarnya. Untuk menguji keseuaian antara perancangan dengan implementasi produk biasanya saya memeriksa:

    • Apakah diagram ER nya cocok dengan basis data yang dibuat?
    • Apakah atribut dan method pada diagram kelas sesuai dengan kelas-kelas yang dibuat?
    • Apakah nama, urutan dan logika pemanggilan method pada sequence diagram sesuai dengan implementasi programnya?
    • dan lain-lain.

    Mau tidak mau, untuk menguji ini saya harus meminta mahasiswa yang diuji untuk menampilkan source code dan menunjukkan letak source code yang sesuai untuk bagian-bagian perancangan yang ditanyakan. Tidak sampai diminta untuk live coding memang, tapi herannya beberapa mahasiswa sampai berkeringat dingin dan bahkan menangis saat diminta menunjukkan source code, padahal saya ga ada niat buat membantai, hadoh😦
    Celakanya lagi, tingkah mahasiswa yang panik saat diminta menunjukkan source code mengundang kecurigaan dosen penguji tentang orisinalitas karya si mahasiswa. Mahasiswa seperti ini cenderung akan diuji pemahamannya terhadap produk (yang akan saya jelaskan pada poin 3 di bawah ini).

  3. Menguji Penguasaan Mahasiswa terhadap Produk
    Menurut saya, pengujian ini adalah pengujian yang sebetulnya sangat perlu dilakukan tapi cukup jarang saya lakukan kecuali jika saya curiga bahwa produk yang dipresentasikan bukan hasil karya si mahasiswa. Cara mengujinya pun beragam:

    • Mahasiswa diminta melakukan modifikasi sederhana (misalnya mengubah judul halaman, mengubah warna teks dan sebagainya)
    • Dosen penguji sedikit mengubah source code lalu mahasiswa diminta menebak dan menjelaskan apa efeknya
    • Mahasiswa diminta membuat satu fitur tambahan minor (live coding)
    • dan lain-lain

    Jika memang terbukti mahasiswa yang diuji sama sekali tidak menguasai produk yang dibuatnya sendiri, ini bisa dikategorikan dosa besar dan bahkan bisa dicap plagiat, sanksinya adalah tidak lulus sidang PA. Jika mahasiswa menguasai sebagian produk tapi tidak menguasai sebagian yang lain biasanya dosen penguji akan berbaik hati meluluskan namun tidak dengan nilai yang maksimal.

  4. Menguji Ketahanan Produk
    Kalau ada dosen penguji yang terlihat sangat hobi “ngisengin program” misalnya dengan menginputkan huruf di field yang seharusnya berisi angka, mengisi tanggal yang tidak valid (misalnya 30 Februari) dan sebagainya dosen penguji tersebut bukan sedang “sentimen” atau “jahil” dengan adik-adik mahasiswa. Beliau sebetulnya sedang menguji ketahanan produk yang dibuat oleh mahasiswa. Memang terlihat ekstrem, tapi sebetulnya pengujian ini sangat penting. Di lapangan, sebelum sebuah software dirilis, software tersebut harus diuji dengan detail sebab sebuah bug kecil bisa menyebabkan kerugian besar atau malah berakibat fatal (Bayangkan jika ada bug pada software yang dipakai bank untuk menyimpan data saldo nasabah atau ada bug pada software autopilot pesawat terbang)

Nah, semoga setelah membaca tulisan saya ini adik-adik mahasiswa akan lebih tenang menghadapi sidang Proyek Akhir dan tentu saja lebih siap dalam menghadapi pertanyaan-pertanyaan dari dosen penguji. Semoga sukses🙂

One thought on “Menguji [Produk] Proyek Akhir

  1. eh… apa jangan2 setelah baca tulisan saya ini malah jadi pada panik?
    semoga gak ya, lagipula kalo memang produknya:

    1. aseli hasil karya sendiri,
    2. sudah dipersiapkan dan dipelajari baik-baik,
    3. rajin dikonsultasikan dengan dosen pembimbingnya

    juga tidak lupa minta doa restu orangtua plus berdoa dengan khusyu’ sebelum maju sidang, Insya Allah gak ada yang perlu dikhawatirkan🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s