I Started a Joke

I started to cry, which started the whole world laughing
Oh, if I’d only see, that the joke was on me…

Pertama kali saya dengar lagu ini sekitar akhir SMP atau awal SMU dari salah satu kaset djadoel punya Papa. Percaya atau nggak, walaupun saya gak ngerti liriknya sama sekali waktu itu, tapi mendengar suara yg nyanyinya saja saya jadi ikut sedih dan sampe berkaca-kaca 😳 Hihihi…. Well, ini adalah salah satu lagu Bee Gees yang pertama saya dengar dan jadi favorit saya. Selain lagiu ini saya juga suka beberapa lagu Bee Gees yang lain seperti:

  1. Massachusetts (cara nyanyinya juga sama, dengan suara gemetar2 miris gimanaaa gitu, 😆 )
  2. Words (kayaknya ini yang paling populer, klo ga salah dinyanyiin sama Boyzone juga)
  3. How Deep is Your Love (tapi kalo yang ini saya lebih suka versi Take That ketimbang versi Bee Gees)
  4. Alone (yang ini juga bagus…)

Kemaren pas lagi makan di foodcourt nya Yogya Kepatihan saya denger versi jazz lagu ini yang menurut saya kalah jauh dari versi aslinya, kurang “ngenes” dan kurang “miris” 😆 Trus Enjelwati tiba tiba berkomentar klo lagu ini kayaknya cocok banget buat galauer sejati semacam Enjelwan yang hari itu batal syopping bareng karena harus berpulang ke kapung halaman demi merayakan lebaran di sana. Thanks to dua orang anak pungut saya  (Enjelwan dan Enjelwati) yang super geje, saya jadi sangat bersyukur karena saya merasa sebagai ayah paling normal dan waras sedunia 😆

Oke, saatnya hunting lagu2 Bee Gees di mediafire 😉

Iklan
Dikirimkan di Lagu

15 pemikiran pada “I Started a Joke

    1. hahaha… mereka nda ada hubungannya sama film boliwut Fit, eh ada ding, soalnya Enjelwati kan penggemar film boliwut, cari aja orang yg suka puter2 di tiang sekitar kampus pas lagi ujan2, itulah dia enjelwati wkwkw…

      Yang jelas mereka berdua sama-sama enjel (ENdak JELas) alias GEJE 😆

  1. saya jadi sangat bersyukur karena saya merasa sebagai ayah paling normal dan waras sedunia
    -kucek kucek mata sapa tau salah baca-
    :O

  2. Kayaknya ada yang salah sama cerita di atas, orang pertama yang bilang lagu ini cocok untuk para penganut paham galau sejati itu yaaaa bapak Wahyu, saya cuma meneruskan apa yg tersirat dari perkataan beliau dengan menyebut merek 😛
    buat kisanak Enjelwan, waktu di jalan pas pulkam kemarin kemarin lidahnya ga kegigit kan? 😆

    1. Haeddduuuhh, ternyata saiah diperbincangkan di belakang
      (=.=)a
      saiah no comment sajah aahhhhh…
      maklum, penganut hukum kalo artis bakal lebih tenar kalo menjual penasaran terhadap para fans2nya….
      jadi saiah, no comment 😐

    2. Kan dirimu obsesi jadi artis kisanak jadi biasakan dirimu. Hahaha… Akhirnya nongol juga. Kirain sejak pulkam ga ada kabar karena udah diqurbanin. Hihihihi… 😛

  3. kisanak Arby : emang situ artis??!!!!?? wwkwkwkw 😆
    Jah, ga ketje ah dirimu . padahal kan ceritanya saya mau berkongsi sama situ buat nuntut bapak Ngatimin

    1. artis?! Iyah lah! saiah artis! maklum c, dirimu gak ketularan tenarnya diriku, jadinya gak nyadar. liat tuh bapak Ngatimin. Tanyakan padanya ketenaran yang saiah tularkan pada beliau. Emang dirimu kira WFC bisa gede gituh terjadinya gituh ajah tanpa campur tangan saiah?! Ckckckck… Sadarlah kisanak. :p

      Iyah nih, diriku lagi galau di level mahasiswa tingkat akhir yang gak lulus2 c 😦 Makanya lagi gak bisa diajak kompromi. Next time ajah yah kisanak.

      Saiah c sebenernya lebih senang konfrontir langsung, tanpa media ginih. Kesannya lebih berani kisanak. Bagaimana kalo kitah kumpul2 lagih, dan konfrontasi bapak Ngatimin secara serius. Tawaran yang bagus, bukan?!

      Eh,, tapi saiah takut dilempar WFC ntar. Inih berefek samping mengerikan, kisanak. Saiah lum nyanggup :p

    2. bapak Ngatimin: Seperti yang biasa bapak bilang ke kitah, hanya orang yang salah yang merasa dirinya gak salah. Seperti hanya orang sakit yang ngerasa dirinya gak sakit.

      jadi mohon sadarlah untuk kesalahan yang akan kitah tuntut! Sebelum semuanya terlambat.

    3. Ga usah bawa-bawa WFC, bentar lagi juga WFC bubar kok 😆
      Hmmm… ide kumpul2 lagi itu bagus juga, kita coba makan bebek yuks, kmaren2 Enjelwati kayaknya pengen banget makan bebek.
      Sambil makan bebek kita bisa diskusikan dan selesaikan tuntutan kalian secara kekeluargaan 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s