Kehadiran, Penting Gak Sih?

Menjelang Ujian Akhir Semester (UAS) seperti sekarang ini banyak mahasiswa saya yang seperti kebakaran jenggot, mendadak sibuk menanyakan jumlah ketidakhadiran mereka dan apakah masih boleh diperbolehkan ikut ujian atau tidak. Saya tidak menyalahkan mereka, wajar saja mereka bertanya sebab di kampus ada peraturan bahwa jika jumlah alpa melebihi batas tertentu maka mahasiswa yang bersangkutan tidak diperbolehkan ikut ujian.

Menurut saya pribadi sebagai seorang pengajar (ini pendapat pribadi lho ya, tidak mewakili semua dosen), sebaiknya kehadiran mahasiswa  di perkuliahan tidak dijadikan syarat mengikuti ujian sebab:

  1. Jika mahasiswa yang memang pada dasarnya tidak memiliki motivasi yang kuat untuk belajar “dipaksa” hadir di kelas maka yang dirugikan adalah mahasiswa lain yang serius ingin belajar. Idealnya mahasiswa hadir di kelas karena motivasinya untuk belajar, bukan karena terpaksa. Menurut pengalaman saya, mahasiswa yang hadir karena terpaksa cenderung akan menjadi “pengacau” di kelas, entah mengganggu konsentrasi teman-temannya di kelas atau (secara sadar ataupun tidak sadar) merusak mood dosen yang mengajar dan kadang membuat teman-temannya yang serius ingin belajar malah ikut kena getahnya.
  2. Demi memenuhi syarat kehadiran, mahasiswa sering melakukan pelanggaran yang lebih berat: sebut saja menitip absen, memalsukan surat sakit (yang ternyata sangat mudah), bahkan berbohong kepada dosen (misalnya mengaku tidak bisa hadir karena sedang ada presentasi tugas dengan dosen lain). Saya lebih bisa mentolerir mahasiswa yang bolos karena malas tapi “jujur” dengan bolosnya, ketimbang mahasiswa yang berusaha menipu dosen demi mendapatkan izin. Andaikan tidak ada peraturan tentang jumlah minimal kehadiran untuk mengikuti ujian, mungkin mahasiswa yang bersangkutan tidak akan tergoda untuk melakukan pelanggaran lain yang lebih berat.

Menurut saya, ketimbang “diancam” dengan “tidak boleh ikut ujian”, akan lebih baik mahasiswa diingatkan dan diberi pemahaman tentang pentingnya hadir dalam kegiatan perkuliahan.

Berikut ini adalah beberapa hal yang mungkin perlu diingat dan dipahami oleh mahasiswa terkait dengan kehadiran mahasiswa pada saat perkuliahan:

  1. Memang tidak ada jaminan 100% pasti langsung paham, tetapi kehadiran mahasiswa memiliki korelasi yang kuat dengan pemahaman mereka terhadap perkuliahan. Logikanya sederhana saja “yang hadir pun belum tentu paham, apalagi yang tidak hadir…”
  2. Uang kuliah yang telah mereka bayarkan (mayoritas dengan mengunakan hasil jerih payah orang tua) tentu akan menjadi mubazir jika mereka dengan semena-mena membuang kesempatan untuk hadir dan mengikuti kegiatan perkuliahan yang sesunguhnya sama sekali tidak gratis. Ada baiknya mahasiswa menghitung berapa jumlah pertemuan dalam satu semester, kemudian membandingkannya dengan jumlah uang kuliah yang mereka bayarkan sehingga mereka bisa mengetahui berapa besar jumlah uang [hasil kerja keras orangtua mereka] yang akan mereka sia-siakan jika tidak hadir dalam satu pertemuan di kelas.
  3. Kalaupun ada sesuatu yang jadwalnya bersamaan dengan jadwal kuliah (misalnya kegiatan organisasi, keperluan pribadi dan sebagainya), maka mahasiswa diharapkan mampu menimbang mana yang sifatnya lebih mendesak, mana yang lebih menguntungkan atau mana yang lebih kecil kerugiannya. Tentu saja memang ada hal-hal yang lebih layak didahulukan daripada hadir di kelas saat kuliah, dan kalaupun mahasiswa memutuskan untuk tidak hadir, paling tidak keputusannya itu sudah melalui pemikiran yang matang sehingga mahasiswa itu tidak akan menyesal di kemudian hari.

Dengan pemahaman seperti itu, mahasiswa akan mampu lebih bijak memilih akan hadir atau tidak pada saat perkuliahan. Mereka sadar akan konsekuensi dari tiap pilihan yang diambil dan siap menghadapi apapun konsekuensinya secara dewasa dan bertanggung jawab.

sumber gambar: http://family-circles.com
Iklan

7 pemikiran pada “Kehadiran, Penting Gak Sih?

    1. apalagi yang kampungnya jauh kayak kita ya Mut, ongkos mudik lebaran kan gila2an, klo pulangnya terlalu mepet dengan lebaran pasti harga tiketnya ngajak berantem, hehehe 😀

      makanya ditimbang2 dan dihitung2 selisih harga tiketnya, lebih rugi mana, ninggalin kuliah sekian hari atau mempercepat balik ke kampus dengan resiko harga tiket yang ngajak berantem 😛

      intinya pandai2 menimbang, menghitung dan kalo udah ngambil keputusan jangan disesali, siap dengan segala konsekuensinya 🙂

  1. bener banget pak…
    gmn kalo mahasiswa’a punya proyek , ato kerjaan lain..
    masalah’a kan bnyak bgt yg mahasiswa yang kerja d luar juga..
    saya saran bgt nieh pak , kalo absen jgn d jadikan salah satu syarat buat ujian,…

    1. he3… saya juga setuju Tet, tapi saya kan tidak terlibat dalam pembuatan kebijakan kampus, monggo sarannya disampaikan kepada yang lebih berwenang, misalnya langsung ke WaDir Direktorat Akademik.

  2. SANGAT SETUJU SEKALI PAK! (maaf pak, telalu semangat.. :D)
    Buat yang punya kerjaan di luar, atau organisasi, persyaratan kehadiran itu bener2 memberatkan pak. Soalnya kadang yang diluar jadi ditinggalkan, eh pas di kelas belajarnya jg ngga serius.. jadinya dongkol gimana gtu.. *curcol.. :p

    Untuk kurikulum 2011, aturan ini masih ada ngga pak? atau diganti dengan yg lain?

    1. hahaha… sampe pake semangat 45 gitu 😆

      gak tau ya Man, untuk kurikulum 2011 nanti gimana, saya kan tidak terlibat dalam pembuatan aturan tentang kehadiran 🙂

      tulisan ini hanya opini saya ya Man, ga bisa disamaratakan semua dosen berpendapat sama, kan ada juga yang sangat mementingkan kehadiran.

      Kalo saya sih hanya mengikuti aturan saja, kalo memang kehadiran harus dihitung ya saya hitung, tapi kalo ternyata tidak ya dengan senang hati saya izinkan yang mau belajar ikut kelas saya dan yg ada kegiatan lain yg lebih penting (atau beberapa yg memang gak berminat belajar) silahkan tidak hadir dengan konsekuensinya masing-masing 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s