Sarapan Pagi

Berhubung ini sudah akhir pekan, persediaan bahan makanan di kulkas pun sudah menipis. Alhasil saya harus sarapan dengan memanfaatkan bahan-bahan yang tersisa.

Telur dadar (atau omelette ya? saya ga tau bedanya) yang biasanya saya isi potongan sosis, sekarang terpaksa hanya ditaburi meses dan parutan keju. Ternyata rasanya enak! hahahaha… saya baru tau 😀 Sayangnya si kentang goreng juga tersedia hanya dalam jumlah yang minimalis dan agak gak nyambung dimakan dengan telur dadar isi cokelat keju itu, mungkin lain kali telur dadar itu akan saya jadikan isi roti sandwich saja, saya yakin lebih nyambung rasanya. Kesimpulan sementara saya: kalo telur dadar isinya daging dan sejenisnya boleh lah dimakan sama kentang goreng, tapi kalo isinya manis akan lebih cocok klo dimakan dengan roti.

Oiya, sekedar tips kalo ingin membuat telur dadar lebih mengembang alias fluffy, saat telurnya dikocok bisa dicampurkan dengan sedikit air, untuk telur dadar saya di atas saya menggunakan 1 butir telur dan 1 sendok makan air. Lain kali saya ingin mencampurnya dengan susu, mungkin rasanya akan lebih enak. Lihat saja bagian luar telur dadar saya, polanya seperti cangkang kura-kura, cantik kan? Padahal dalamnya masih lembut dengan keju parut dan taburan meses, hmmm… slurp!

Hmmm… sarapan pagi yang nikmat, sambil ditemani secangkir kopi (yang gak sempat kefoto) dan diiringi lagunya Groovy Kind of Love nya Phil Collins. Romantis kan sarapan paginya? sayang sekali belum ada yang nemenin saya sarapan, hahaha (lagi-lagi curcol…)

 

Iklan

5 pemikiran pada “Sarapan Pagi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s