Berburu Dosen Pembimbing

Percakapan saya dengan seorang mahasiswa via telepon tadi sore (dengan perubahan seperlunya tanpa mengurangi makna):

WHY: “Halo, assalamu ‘alaikum…”

Mahasiswa: “Maaf, pak, saya mau mengerjakan Proyek Akhir, tapi belum punya pembimbing 2, bapak bersedia gak jadi pembimbing 2 saya Pak?”

WHY: (Dalam hati: ya ampun, to the point banget nih mahasiswa, salam saya aja gak dijawab…) “Sebentar, ini dengan siapa ya?”

Mahasiswa: “Saya <nama_disensor> Pak…”

WHY: (Dalam hati: kayaknya gak ada deh mahasiswa saya yang namanya kayak gitu) “Oke, <nama_disensor> dari kelas mana?”

Mahasiswa: “Saya angkatan 2007, Pak”

WHY: “Hmmm berarti saya belum pernah mengajar di kelas kamu ya? Oke, jadi gimana tadi tentang proyek akhir kamu?”

Mahasiswa: “Iya Pak, jadi saya ini belum punya pembimbing 2, Bapak bersedia gak Pak?”

WHY: “Bentar… kamu ini topik proyek akhirnya tentang apa? Pembimbing 1 nya siapa?”

Mahasiswa: “Tentang sistem informasi pak, pembimbing 1 nya Pak <sensor_juga>”

WHY: “Oooo.. begitu, maaf ya, sementara ini saya sedang sibuk, kamu cari pembimbing yang lain saja ya…”

Mahasiswa: “Oh, kalo begitu terima kasih Pak, maaf mengganggu…”

Saya sangat-sangat heran mengapa kemampuan berkomunikasi sebagian mahasiswa melalui telepon sangat buruk. Bahkan sekedar untuk menyebutkan identitas saja sampai lupa, padahal sebelumnya belum pernah bertemu langsung.

Sebetulnya intonasi mahasiswa di telepon tadi cukup ramah dan sopan, tapi menurut saya caranya menghubungi saya masih perlu diperbaiki. Memang tidak perlu terlalu panjang berbasa-basi, tapi (tanpa bermaksud sok penting atau jual mahal) sebagai dosen yang diminta menjadi pembimbing paling tidak saya berhak dan perlu tau identitas mahasiswa yang akan menjadi calon bimbingan saya. Akan lebih baik lagi jika saya juga mengetahui sejauh mana kesiapan mahasiswa tersebut tentang topik yang diajukannya. Berhubung mahasiswa tersebut menghubungi saya lewat telepon tentu saja hal ini akan menjadi agak sulit.

Sekedar tips bagi teman-teman mahasiswa yang ingin menghubungi dosen untuk meminta menjadi pembimbing skripsi, proyek akhir, tugas akhir atau thesis: Datanglah secara  tatap muka langsung, ucapkan salam, tanyakan kesediannya meluangkan waktu untuk berdiskusi lalu jelaskan:

1. Identitas anda.

Tidak perlu menyebutkan hobi, status atau informasi lain yang tidak relevan. Cukup sebutkan nama, asal kelas atau jurusan, serta dari mana anda mengenal dosen tersebut (pernah diajar, rekomendasi dosen lain, forum ilmiah dan sebagainya)

2. Topik atau judul proyek akhir.

Hal ini penting karena biasanya dosen akan menolak untuk menjadi pembimbing jika mereka merasa kurang menguasai topik tersebut. Maksud penolakan ini tentu baik, yaitu agar si mahasiswa dibimbing oleh ahlinya dan tidak “sesat” karena berguru pada yang tidak ahli. Dosen yang baik akan menolak jika merasa kurang menguasai  topik dan akan merekomendasikan dosen lain yang lebih ahli di topik tersebut.

Ada kalanya jika dosen merasa topik yang anda ajukan sudah ketinggalan jaman atau kurang in, maka dosen tersebut akan merekomendasikan topik lain yang lebih mutakhir. Anda bebas menerima atau menolak rekomendasi topik dari dosen, asal bisa menyampaikannya dengan alasan yang logis dan cara yang sopan.

3. Identitas partner pembimbing.

Idealnya pembimbing 1 dan pembimbing 2 saling melengkapi. Misalnya mahasiswa mengambil topik tentang web based application yang mengakses database maka idealnya pembimbing 1 menguasai materi tentang pemrograman web dan pembimbing 2 menguasai materi tentang database. Bisa juga pembimbing 1 lebih fokus ke materi sedangkan pembimbing 2 lebih fokus tentang masalah penulisan.

Kekompakan antara pembimbing 1 dan pembimbing 2  juga penting karena hubungan yang harmonis antara sesama pembimbing akan membantu kelancaran mahasiswa dalam mengerjakan Proyek Akhir. Bukan sekali dua kali saya mendengar cerita tentang mahasiswa yang bingung karena pembimbingnya tidak satu madzhab, atau yang lebih parah karena pembimbing nya tidak kompak alias kurang akur.

4. Sejauh mana anda sudah mempelajari topik yang akan diangkat.

Anda tidak perlu menguasai topik tersebut. Dosen akan sangat paham jika pada pertemuan pertama pengetahuan anda masih sangat minim. Yang penting tunjukkan bahwa anda benar-benar tertarik dengan topik tersebut dan bahwa anda tidak datang dalam keadaan blengki surengki alias sama sekali belum pernah membaca tentang topik tersebut. Akan lebih baik jika anda menyebutkan buku dan referensi apa saja yang pernah anda baca. Kalaupun karena satu dan lain hal anda ditolak oleh dosen, biasanya anda akan mendapatkan rekomendasi buku atau referensi apa yang bisa anda pelajari lebih lanjut.

Jadi jangan ragu menghubungi dosen incaran anda, dengan berbekal etika dan persiapan yang baik anda akan diterima dengan baik pula. Kalaupun nanti anda ditolak, besar kemungkinan dosen tersebut akan merekomendasikan topik yang lebih mutakhir, rekan sesama dosen yang lebih ahli atau buku referensi yang cocok untuk topik anda. Dengan demikian anda tidak akan pulang dengan tangan kosong.

Selamat “berburu” dosen pembimbing. Semoga bermanfaat🙂

 

Baca juga:

1. Memilih Topik TA, PA dan atau Thesis

2. Mengirim SMS ke dosen

6 thoughts on “Berburu Dosen Pembimbing

  1. wahaha… jd ngeri ah kalo telpon.. mnding pas ktemu aja, lgsung “tembak sambil merengek”.. misal –> “paaakkk jd pembimbing kedua saya ya paaakk”.. hahahaha🙂

    Tp jujur pak, saya di “persimpangan jalan” nih mkirin PA.. hehehe

    1. ya memang sebaiknya ketemu langsung Ji, he3😀

      Persimpangan jalan? ya tinggal milih jalan mana yg mau ditempuh, istikhoroh dulu.

      Btw kayaknya bagus juga nih klo temen2 seangkatan kamu yg mau ngambil PA disuruh baca posting saya ini, he3😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s