Buk Buk Buk…

Sibuk…. atau sok sibuk?

Apa sih yg bikin saya tampak sangat sibuk akhir-akhir ini?

  1. Ngajar 12 SKS per minggu, hahahaha.. memang gak seberapa sih, tapi mengingat saya ditunjuk secara semi-paksa untuk mengkoordinir sebuah mata kuliah yang terdiri dari 14 dosen pengajar, 27 kelas plus 16 orang asisten praktikum, jadi ya… gitu deh
  2. Rajin diplot menjadi penguji sidang Proyek Akhir, dengan rekor sehari bisa 5 kali nguji dari jam 7 pagi sampe jam 17 sore. Menurut info pihak admin jurusan, belum ada penguji yg menyaingi rekor saya, walaupun sudah ada beberapa yg menyamai, he3. Dan efeknya, mahasiswa yg ingin revisi pun ngantri di sela2 waktu istirahat makan siang. “Nasip (ato karma) jadi penguji yg terlalu teliti“, begitu kata salah satu mahasiswa yg sempat saya uji, he3. Selain itu teman2 dosen pun dengan semena-mena mulai menjuluki saya dengan beberapa julukan seperti “penguji profesional”, “juragan penguji” atau “asman unit pengujian sidang”, wakakaka… ada2 saja mereka😀
  3. PRS yang belum ditutup-tutup sampe sekarang, dan berbagai masalah perwalian. Alhasil sebagian kecil dari mahasiswa anak wali saya yg totalnya berjumlah 90 orang ngantri juga ingin ketemu, kadang mereka datang di saat yg tidak tepat (saya lagi capek banget), membawa masalah yang pelik dan dilengkapi dengan menunjukkan sikap yang tidak tepat (gak sopan), maka jadilah mereka sebagai korban ‘keletihan fisik dan mental’ dosen walinya, hihihihi…
  4. Persiapan untuk acara Call for Paper Munas Aptikom 2010. Nah yang ini udah sukses dan tuntas, lega… Acaranya diselenggarakan tanggal 9 Oktober 2010 yang lalu dan selama beberapa minggu sebelumnya saya sebagai salah satu panitia ditugaskan untuk menggalakkan sosialisasi, bertindak sebagai junior reviewer untuk paper2 yang harus diseleksi dan puncaknya mengkoordinir 10 orang moderator luar biasa yang memandu acara seminar Call for Paper tersebut. Alhamdulillah banyak pengalaman baru di sana.
  5. Ditunjuk sebagai pembimbing akademik (mungkin lebih tepatnya reviewer laporan) Kerja Praktek untuk 19 orang mahasiswa. Walaupun akhirnya yg datang presentasi cuma 16 orang, tetap saja mereka cukup menambah antrian mahasiswa yang membuatku kurang mampu mengunyah makan siang dengan sempurna (saking buru2 nya, he3). Alhamdulillah tanggal 15 Oktober kemarin adalah deadline terakhir untuk presentasi KP, jadi mulai hari ini saya bisa sedikit bernapas lega🙂
  6. Neng Thesis yang tentu saja merongrong minta segera dituntaskan…

KOK MASIH SEMPAT NGE-BLOG PAK???

Boleh dong, kan namanya juga curcol, itung2 selingan sehat di tengah2 kesibukan, demi menjaga kewarasan jiwa saya, hahahaha…😀

Semua kesibukan ini tentu bikin capek lahir batin, tapi di balik semua itu kalo mau dipikir-pikir, sebenarnya ada banyak sekali pelajaran berharga yang dapat dipetik. Saya jadi lebih mengenal diri saya sendiri, lebih sadar tentang kekurangan diri sendiri dan tentu saja semua ini bisa ladang amal asal ikhlas menjalaninya (ini nih yang paling susah soalnya sering ga tahan, jadi bawaannya pengen ngedumel melulu, hahaha…). Gapapa lah lama2 juga terbiasa, mudah2an besok2 bisa lebih ikhlas menjalaninya (apalagi kalo kompensasi nya juga ditingkatkan, wuakakaka…)

6 thoughts on “Buk Buk Buk…

  1. ahahaha..yang bagian terakhir tuh….gimana bisa ikhlas kalo ngarepin sesuatu
    btw like this di bagian ituh ^^b
    lagian rumput tetangga sepertinya lebih ijo yah.
    $_$

    dan untuk menghijaukan rumput sendiri rasanyaaaaa……………
    (gak tega nerusin kalimat inih)😀

    1. Za, klo mau menghijaukan rumput sendiri itu gampang, tinggal pilih mau ngecat rumput depan rumah sampe bener2 ijo ato nyabutin rumput tetangga, wakakaka…

  2. yang no 6, mirip :p
    pelarianku kalo lg gak mood ma tu tesis ya ngeblog+blogwalking, ngegame,jajan,nonton😀

    ada yg bilang,kalo ikhlas gk boleh diomongin :s , tp ndak tau arti ikhlas sendiri itu apa,
    tp kalo dilihat dr surat Al-ikhlas pun, ndak ada kata ikhlas satu pun di keempat ayatnya.
    jadi ya itu arti ikhlas😉

    *setuju jika rumput tetangga lbh hijau,maka cabutin aja tu rumput tetangga,itung2 kerja bakti di hari minggu :hammer:

    1. iya mba, bener itu, lagian secara implisit semi eksplisit di posting ini kan authornya udah bilang klo dia itu lagi berusaha belajar ikhlas alias belum ikhlas ngejalanin semua aktivitasnya, he3.

      wah tapi "niat baik" kerja bakti nya jangan diterapin untuk rumput depan rumahku ya mbak, aku sayang rumput2 ku kok, he3…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s