
Sebelum ditodong makan-makan, sebaiknya makan dulu sendirian. Itung-itung early celebration. Alhamdulillah…
Posted from WordPress for Android

Sebelum ditodong makan-makan, sebaiknya makan dulu sendirian. Itung-itung early celebration. Alhamdulillah…
Posted from WordPress for Android

Habis jogging langsung minum lemon juice. Segeeerrr…
Posted from WordPress for Android

Sudah lama sekali rasanya saya nggak makan nasi goreng. Makanya pagi ini saya bikin nasi goreng dan telur setengah matang untuk sarapan
Setelah makan lanjut ngebabu lagi…
Posted from WordPress for Android

A very simple breakfast. Lumayan lah, daripada gak sarapan sama sekali ![]()
Selamat beraktivitas untuk kita semua. Semoga hari ini jadi hari yg produktif.
Posted from WordPress for Android

Seporsi besar coto, ketupat da es pisang ijo di tempat makan favorit.
-dalam rangka menghibur hati yang galau-
Posted from WordPress for Android
Mumpung lagi rajin ke dapur, posting tentang hasil eksperimen lagi ah. Ini di sarapan saya pagi ini, french toast. Membuatnya mudah, roti dicelup ke telur kocok yang dicampur susu, lalu ditaburi keju parut dan dipanggang. Harusnya sih pake oven biar hasilnya bagus, tapi berhubung saya gak punya, jadi cukup dipanggang di atas wajan teflon aja, m French toast ditemani secangkir kopi. Hmmm… nikmat
Selamat hari senin semuanya, semoga pekan ini jadi pekan yang produktif buat kita semua. Amiiiin.
Ini dia sarapan saya pagi ini. Cumi ditumis dengan mentega, bawang bombay dan cabe. Bumbunya cukup pake bawang putih, kecap, merica, gula, garam dan perasan jeruk lemon. Sebelum ditumis juga cuminya sudah saya baluri perasan jeruk lemon, garam dan merica (sekedar tips: kalo beli cumi, sebelum disimpan di kulkas cuci bersih dulu lalu beri perasan jeruk lemon supaya tidak amis).
Tumis cumi ini enak dimakan sama nasi. Rasanya pedas, manis dan sedikit asam karena ada perasan jeruk lemonnya. Oiya, klo masak cumi, timingnya mesti pas, kalo terlalu lama nanti cuminya bisa keras kayak sendal jepit, tapi kalo masaknya pas, dagingnya lembut dan gurih, sepeti cumi tumis saya pagi ini, hehehe…
Thx buat mama saya yang udah ngasi tau semua tips ini sehingga anaknya nun jauh di rantau ini bisa survive di dapur
Love you mom…
Habis sarapan, jadi semangat buat nge-babu pagi ini. Nyiram tanaman udah, cuci piring udah, sekarang saatnya nyapu dan ngepel. Yosh! –pake iket kepala putih-
Berhubung bulan puasa kemaren gak enak kalo posting tentang makanan, jadi sekarang saya rapel ya. Ini dia beberapa eksperimen saya di dapur selama bulan puasa yang sempat didokumentasikan:
Dari kiri ke kanan:
Hari ini mau masak apa ya? Hmmm… -mikir-
Bubur kacang ijo, bikinan sendiri
Saya jadi ingat waktu dulu pertama kali mencoba bikin bubur kacang ijo sendiri. Waktu itu masaknya lamaaa sekali dan karena terlalu cepat masukin gula jadi manisnya manis-manis gosong gitu dan warnanya pun agak gelap
Setelah tanya ke Mama saya dapat tipsnya. Ternyata supaya bubur kacang ijo cepat matang (sekaligus hemat gas), yang perlu dilakukan adalah merendam kacang ijo beberapa jam sebelum direbus. Saat direbus airnya juga jangan banyak-banyak, secukupnya saja dan terus ditambahkan sedikit demi sedikit jika terlihat mulai surut. Selain itu gula merah dimasukkan setelah kacang ijo pecah, jangan dari awal supaya tidak gosong. Plus tambahkan sedikiiit saja garam (setelah gula meleleh dan santan mendidih) supaya rasanya lebih enak.
Setelah dapat tips dari Mama, bubur kacang ijo saya matang jauh lebih cepat dan gak pake rasa gosong ato warna gelap. Selamat sarapan, nambah semangkok lagi ah